Kisah Jeffrey Brezovar Seorang Gay yang Memiliki Momongan

Apa yang Anda pikirkan jika seorang pria mampu memiliki seorang anak? Tidak mungkin. Ya, itulah pikiran yang akan terlintas jika Anda belum membaca kisah seorang model gay asal Amerika Serikat yang hilir-mudik mendapat penghargaan. Jeffrey Brezovar, yang berhasil memiliki buah hati setelah mendonorkan spermanya kepada seseorang bernama Camryn Mahheim. Melalui donor sperma itu, Jeffrey memiliki putar bernama Milo Manheim, yang lahir pada bulan Maret 2001 silam.

Belakangan ini memang sedang marak donor sperma yang termotivasi untuk membantu sesama agar memiliki momongan. Hal itulah yang mengilhami seorang Jeffrey dengan mendonorkan sperma miliknya kepada Camryn Mahheim. Melalui pengiriman sperma atau disebut dengan proses inseminasi alami (buatan), Camryn Mahheim mewujudkan impian Jeffery memiliki momongan.

Agar lebih dekat Anda harus mengenal siapa Jeffrey ini. Dia seorang pria yang telah membuka mata dunia bahwa seorang gay (pecinta sesama jenis antarpria) mampu memiliki seorang anak. Jeffery merupakan seorang model profesional yang lahir pada tanggal 22 Mei 1972 di Amerika Serikat. Sebagai keturunan warga Amerika Serikat, Jeffrey terlahir dengan gen kulit putih.

Latar belakang keluarga maupun silsilah dari Jeffrey belum terungkap hingga detik ini. Banyak asumsi yang mengatakan kalau dirinya berasal dari keluarga terpandang. Konon, Jeffrey memiliki latar pendidikan yang cukup baik, mampu berkompetensi dan lulusan sarjana di kampus ternama Amerika Serikat.

Soal kekayaan dari sang model, belum banyak sumber yang mampu mengungkapkan berapa total kekayaan yang dimiliki. Namun, jika melihat dari pekerjaan Jeffrey selaku model profesional, bisa jadi kekayaan yang dimilikinya berkisar 66.000 sampai 100.000 Dolar AS. Untuk anaknya, Milo, nilai kekayaan yang dimiliki berkisar 500.000 Dolar AS pada tahun 2019 ini. Belum ada referensi atau sumber lain tentang jumlah kekayaan dari Jeffrey serta pekerjaan apa yang ia tekuni selain sebagai model.

Jika diperhatikan, Jeffrey terkesan menutupi kehidupannya mengingat gaya hidup model sebagai seorang gay. Meski tertutup, kisah Jeffrey Brezovar mengilhami beberapa orang lain dengan “perbedaan” untuk bisa memiliki momongan melalui donor sperma.